Berbagi Pengetahuan dan Wawasan Setiap Hari

Iklan Header (Auto Ads Ready)

7 Pantai Terindah di Sawarna Banten yang Wajib Dikunjungi

Sawarna Banten - Kalau kamu pikir Sawarna cuma terkenal karena Pantai Tanjung Layar, wah siap-siap kaget. Desa kecil di Lebak, Banten ini ternyata punya banyak banget pantai cantik. Saya dulu juga sempat underestimate, mikirnya paling cuma satu-dua spot aja. Tapi setelah beneran keliling, saya jadi bingung mau bilang pantai mana yang paling juara. Jadi biar gampang, saya rangkum tujuh pantai terbaik di Sawarna yang menurut saya wajib banget kamu kunjungi.

Pantai Terindah di Sawarna Banten

1. Pantai Tanjung Layar

Ini ikon Sawarna. Dua batu karang besar yang mirip layar kapal jadi spot utama di sini. Sunrise maupun sunset, dua-duanya cakep banget. Kalau pertama kali ke Sawarna, pantai ini wajib masuk list.

2. Pantai Karang Taraje

Bayangin ombak besar yang pecah di atas batu karang, jatuhnya kayak air terjun mini di tengah laut. Itu yang bikin Karang Taraje unik. Waktu saya ke sana, sempat basah kuyup karena nekat terlalu dekat. Jadi tipsnya: hati-hati kalau mau ambil foto, ombak bisa tiba-tiba tinggi.

3. Pantai Legon Pari

Kalau Tanjung Layar penuh wisatawan, Legon Pari lebih sepi dan cocok buat santai. Pasir putihnya halus banget, enak buat jalan-jalan tanpa alas kaki. Saya suka duduk di sini sore hari sambil dengerin suara ombak. Rasanya tenang banget, healing beneran.

4. Pantai Karang Bokor

Nah, ini agak beda. Karang Bokor punya tebing tinggi yang langsung menghadap ke laut lepas. View-nya luar biasa dramatis, apalagi kalau lihat sunset dari atas. Tapi aksesnya lumayan menantang, jadi siapin fisik kalau mau ke sini.

5. Pantai Goa Langir

Pantai ini punya goa alami di pinggir laut. Suasananya agak misterius tapi keren buat eksplorasi. Saya sempat masuk ke dalam goa, dingin dan agak gelap, tapi begitu keluar, langsung disambut pemandangan laut biru. Kontrasnya bikin pengalaman makin berkesan.

6. Pantai Pulo Manuk

Kalau suka pantai yang ramah keluarga, Pulo Manuk pilihannya. Ombaknya relatif lebih tenang, jadi anak-anak masih bisa main di tepi dengan aman. Ada juga beberapa warung di sekitar pantai, jadi gampang cari makanan.

7. Pantai Ciantir

Ini pantai yang paling panjang di Sawarna. Pasir putihnya luas, cocok buat main bola, voli pantai, atau sekadar jalan-jalan santai. Banyak wisatawan lokal yang pilih nginep di sekitar sini karena penginapannya lumayan banyak.


Tips Keliling Pantai di Sawarna

  • Sewa motor atau ojek lokal biar lebih gampang pindah dari satu pantai ke pantai lain.

  • Siapkan uang tunai, karena ATM jarang ada di sekitar sini.

  • Jangan lupa bawa kamera, setiap pantai punya spot fotonya sendiri.

  • Yang paling penting: jaga kebersihan, jangan ninggalin sampah.


Bagi saya, Sawarna itu bener-bener paket lengkap. Dari pantai yang penuh legenda kayak Tanjung Layar, sampai yang hidden gem seperti Karang Bokor. Jadi kalau kamu punya waktu 2–3 hari di sini, coba deh keliling semua pantai ini. Percaya deh, nggak bakal nyesel.

Pantai Terindah di Sawarna Banten

Itinerary Liburan ke Sawarna 2 Hari 1 Malam

Kalau kamu cuma punya waktu singkat tapi pengen explore Sawarna, itinerary 2 hari 1 malam ini bisa jadi panduan. Saya pernah coba rute ini, dan ternyata cukup banget buat menikmati pantai-pantai utama tanpa terasa terlalu buru-buru.


Hari Pertama: Perjalanan & Eksplorasi Pantai

Pagi – Berangkat dari Jakarta / Bandung
Saya biasanya berangkat subuh sekitar jam 4–5 pagi. Dari Jakarta ke Sawarna butuh waktu 6–7 jam tergantung jalur. Rute favorit saya lewat Pelabuhan Ratu, karena meskipun agak berliku, pemandangannya bagus banget.

Siang – Tiba di Sawarna & Check-in Penginapan
Sampai Sawarna sekitar jam 12–1 siang. Jangan lupa cari penginapan dulu, banyak homestay sederhana di dekat Pantai Ciantir. Harganya lumayan terjangkau, kisaran Rp150–300 ribu per malam.

Sore – Pantai Ciantir & Tanjung Layar
Setelah makan siang, langsung deh ke Pantai Ciantir dulu. Suasana santainya bikin capek perjalanan langsung hilang. Dari Ciantir, kamu bisa jalan kaki sekitar 15–20 menit ke Pantai Tanjung Layar. Sunset di sini juara banget! Siluet batu layar kapal dengan langit oranye—serius, ini salah satu pemandangan terbaik di Sawarna.

Malam – Makan Malam & Santai di Homestay
Biasanya saya makan di warung lokal, menunya sederhana tapi enak, kayak nasi goreng atau ikan bakar. Malam hari di Sawarna itu sepi, jadi cocok buat istirahat biar besok bisa full explore lagi.


Hari Kedua: Keliling Pantai & Balik

Pagi – Sunrise di Pantai Tanjung Layar
Kalau kuat bangun pagi, coba deh nonton sunrise di Tanjung Layar. Rasanya beda banget. Ombak masih tenang, udara sejuk, dan pengunjung belum ramai. Cocok buat foto-foto cantik tanpa gangguan.

Sarapan di Homestay
Kebanyakan homestay sudah sediakan sarapan sederhana, biasanya teh hangat + nasi uduk atau roti. Lumayan buat isi tenaga.

Menjelang Siang – Explore Pantai Lain
Hari kedua biasanya saya pakai buat keliling ke pantai lain. Urutannya bisa:

  • Pantai Karang Taraje (lihat ombak pecah di batu karang kayak air terjun laut)

  • Pantai Legon Pari (santai di pasir putih yang halus)

  • Pantai Goa Langir (unik karena ada goa di pinggir pantai)

Kalau sempat, bisa juga mampir ke Karang Bokor buat lihat tebing megah langsung menghadap laut. Tapi aksesnya agak jauh, jadi sesuaikan waktu.

Siang – Makan & Persiapan Pulang
Sebelum pulang, sempatkan makan siang dulu di warung sekitar. Favorit saya ikan bakar segar, apalagi kalau dimakan sambil lihat laut.

Sore – Perjalanan Kembali
Biasanya saya berangkat pulang jam 1–2 siang supaya nggak terlalu malam sampai rumah.


Tips Itinerary 2 Hari 1 Malam di Sawarna

  • Berangkat pagi sekali. Supaya punya waktu cukup explore di hari pertama.

  • Sewa motor/ojek lokal. Jarak antar pantai lumayan jauh kalau jalan kaki.

  • Bawa bekal & uang tunai. ATM jarang, sinyal internet juga lemah.

  • Jangan kebanyakan destinasi. Fokus ke 3–4 pantai aja biar nggak kecapekan.

Penginapan Murah di Sawarna Dekat Pantai Tanjung Layar

Kalau kamu mau liburan ke Sawarna, satu hal yang pasti bikin bingung itu soal penginapan. Saya dulu juga ngalamin. Awalnya mikir bakal susah cari tempat nginep, ternyata banyak banget homestay sederhana yang harganya ramah di kantong. Dan enaknya lagi, sebagian besar lokasinya dekat Pantai Ciantir dan Pantai Tanjung Layar. Jadi nggak perlu ribet naik kendaraan jauh-jauh.


1. Homestay Sawarna Little Hula Hula

Homestay ini salah satu favorit backpacker. Kamarnya sederhana, ada kipas angin, kasur bersih, dan kamar mandi dalam. Yang bikin nyaman, lokasinya cuma sekitar 10 menit jalan kaki ke Pantai Ciantir. Dari situ, tinggal lanjut dikit ke Tanjung Layar. Harganya di kisaran Rp200–250 ribu per malam.

2. Pondok Ciantir

Saya pernah nginep di sini waktu trip pertama ke Sawarna. Bangunannya dari kayu, nuansanya tradisional banget. Suasananya bikin rileks, apalagi kalau malam, suara ombak kedengeran jelas. Harga sewanya sekitar Rp150–200 ribu per malam, cocok buat yang budget terbatas.

3. Sawarna Paradiso Homestay

Kalau cari yang agak modern tapi tetap murah, Paradiso bisa jadi pilihan. Ada fasilitas AC di beberapa kamar, parkir luas, dan lokasinya nggak jauh dari pantai. Harganya sekitar Rp250–300 ribu, lumayan terjangkau kalau rame-rame patungan.

4. Malibo Resort Sawarna

Namanya resort, tapi jangan bayangin mewah banget ya. Sebenarnya lebih ke homestay dengan konsep cottage. Cocok buat keluarga atau rombongan karena bisa sewa satu rumah kecil. Harganya mulai Rp300 ribu, dan lokasinya masih cukup dekat dari Pantai Tanjung Layar.

5. Homestay Pak Asep (Penginapan Warga Lokal)

Nah, ini pengalaman paling berkesan buat saya. Waktu itu saya kehabisan kamar di homestay populer, akhirnya dapat tempat nginep di rumah warga. Ternyata nyaman banget, bersih, dan justru lebih hangat suasananya karena ngobrol langsung sama pemilik rumah. Biayanya cuma Rp100 ribuan. Kalau suka pengalaman lokal, coba cara ini.


Tips Cari Penginapan di Sawarna

  • Booking dulu kalau weekend. Sawarna makin populer, jadi penginapan cepat penuh.

  • Tanya langsung ke pemilik homestay. Kadang harga lebih murah dibanding lewat aplikasi.

  • Bawa uang cash. Hampir semua homestay hanya terima pembayaran tunai.

  • Siapkan kebutuhan pribadi. Jangan berharap fasilitas lengkap kayak hotel berbintang.